
Bangkok, 19 April 2026 – Di tengah dinamika ekonomi global yang kian kompleks, dunia usaha saat ini berada dalam pusaran VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Ketidakstabilan harga, ketidakpastian pasar, kompleksitas regulasi, serta ambiguitas arah ekonomi global menjadi tantangan nyata, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam konteks ini, kemampuan mengelola keuangan secara tertib dan adaptif menjadi kunci utama agar UMKM mampu bertahan dan berkembang.
Menjawab tantangan tersebut, Program Studi S.1 Akuntansi STIE Pasundan, Bulan Tati Fitria, SE., MM, Dr. Nenny Rinawati, ST., MM, dan Dr. Windi Matsuko Danasasmita, S.Pd., MM, menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional bagi pelaku UMKM Muslim di sekitar Masjid Darul Muttakeen, Bangkok, Thailand, pada Sabtu (19/4). Kegiatan ini mengusung program bertajuk Financial Literacy and the Ability to Use Digital Technology for Muslim MSME at Masjid Prasert Islam, Thailand yang berfokus pada penguatan literasi keuangan digital serta pembukuan sederhana bagi pelaku usaha mikro di komunitas Muslim setempat.
Kegiatan ini dirancang sebagai upaya strategis untuk membantu UMKM Muslim di Bangkok, Thailand, menghadapi era VUCA dengan skema kerja sama akademik antara Prodi S.1 Akuntansi STIE Pasundan dengan mitra komunitas setempat dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur dan berbasis data. Melalui rangkaian pelatihan, mentoring, dan knowledge sharing, para peserta mendapatkan pendampingan intensif terkait pencatatan laporan keuangan dasar hingga pemanfaatan literasi keuangan digital sebagai alat bantu pengambilan keputusan serta penguatan kewirausahaan.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta strategi menjaga stabilitas usaha di tengah kondisi yang serba tidak pasti. Pendekatan praktis yang digunakan dalam kegiatan ini memungkinkan peserta untuk langsung mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan usaha mereka.
Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik, yang mencerminkan tingginya kebutuhan akan literasi keuangan di kalangan UMKM. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah transfer pengetahuan, tetapi juga ruang kolaborasi lintas negara dalam memperkuat ekonomi komunitas Muslim di tingkat global.
Melalui kegiatan ini, Bulan Tati Fitria, SE., MM, menegaskan komitmennya dalam memperluas dampak pengabdian masyarakat hingga kancah internasional, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan kewirausahaan UMKM yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tengah tantangan era VUCA.