Sekolah Pasar Modal STIE Pasundan 2026: Bangun Kemandirian Finansial Mahasiswa di Era Digital
Bandung — STIE Pasundan kembali menggelar kegiatan Sekolah Pasar Modal pada Selasa, 19 Mei 2026 di Aula STIE Pasundan. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid, yakni offline dan online melalui Zoom Meeting, berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi lebih dari 300 peserta dari mahasiswa maupun peserta umum yang tertarik mempelajari dunia investasi saham.
Mengusung tema “Membangun Kemandirian Finansial Mahasiswa Melalui Investasi Saham di Era Digital”, acara ini menghadirkan narasumber kompeten dari lembaga pasar modal dan industri sekuritas. Narasumber pertama adalah Adnan Bahalwan selaku Deputi Kepala Wilayah Jawa Barat Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat. Sementara narasumber kedua yakni Rudy Kurniawan Urip selaku Head of Equity Sales PT Phillip Sekuritas Indonesia Cabang Bandung. Kegiatan dipandu oleh moderator Freiti Cindy Mutmainah.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ester Manik, M.M selaku dosen pembina Galeri Investasi IDX STIEPAS Phillip menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Pasar Modal merupakan program edukasi investasi yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen kampus dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan mahasiswa.
“Mahasiswa perlu memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini, salah satunya melalui investasi di pasar modal yang legal, aman, dan diawasi oleh otoritas resmi,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Senen Machmud, M.Si selaku Wakil Ketua I STIE Pasundan mewakili Ketua STIE Pasundan, Dr AanHardiyana,MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kesiapan finansial dan wawasan investasi untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Acara berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai isu menarik seputar investasi saham, termasuk strategi menghadapi kondisi ekonomi global, pengaruh dinamika politik terhadap pasar modal, hingga peluang investasi di tengah perkembangan teknologi digital saat ini.
Narasumber juga memberikan edukasi mengenai pentingnya investasi jangka panjang, manajemen risiko, serta cara membedakan investasi legal dengan praktik investasi bodong yang marak terjadi di masyarakat.
Selain mendapatkan wawasan baru mengenai dunia pasar modal, peserta juga memperoleh relasi yang lebih luas serta sertifikat keikutsertaan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda, khususnya mahasiswa STIE Pasundan, untuk mulai berinvestasi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Dengan terselenggaranya kegiatan Sekolah Pasar Modal 2026 ini, STIE Pasundan kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang aktif mendukung peningkatan literasi keuangan dan pengembangan kompetensi mahasiswa di era ekonomi digital.

